Riset dan Analisis Pasar Untuk Marketing

Yon Triyono – Riset dan analisis pasar untuk marketing membantu bisnis memutuskan dengan data, bukan feeling. Riset pasar adalah proses mengumpulkan data pasar sebelum menyusun strategi marketing. Analisis pasar adalah proses membaca data itu menjadi keputusan. Artikel ini membahas dua jenis riset dan tujuh analisis inti. Setiap bagian dilengkapi contoh dan template sederhana.

Riset Primer: Metode Survei dan Wawancara ke Konsumen

Riset primer adalah pengumpulan data baru langsung dari konsumen, lewat survei atau wawancara.

Bayangkan kamu menebak selera pembeli sambil menatap langit-langit kamar. Banyak bisnis melakukannya. Hasilnya stok menumpuk dan optimisme menipis. Riset primer mengganti tebakan itu dengan suara asli pelanggan. Tentukan dulu respondenmu lewat panduan apa itu target audience. Untuk riset di level produk, baca cara riset produk.

MetodeCocok untukKelebihanKekurangan
Survei onlineData angka dari banyak orangCepat dan murahJawaban bisa dangkal
Wawancara mendalamAlasan di balik perilakuInsight sangat kayaButuh waktu lama
FGDReaksi terhadap ide atau produkDiskusi memunculkan idePeserta dominan memengaruhi hasil
ObservasiPerilaku belanja nyataData apa adanyaTidak tahu alasannya

Riset Sekunder: Sumber Data Riset Pasar Gratis dan Berbayar

Riset sekunder adalah analisis data yang sudah dikumpulkan pihak lain. Contohnya laporan industri, statistik resmi, dan data kompetitor. Mulailah dari riset sekunder sebelum turun ke riset primer.

Pernah membayar mahal untuk survei, lalu sadar jawabannya sudah ada di laporan gratis? Itu rasanya seperti membeli air di tepi sungai. Data sekunder murah, cepat, dan sering cukup untuk tahap awal. Hanya satu syaratnya, cek tahun terbit dan metodenya. Data usang bisa menyesatkan strategi. Olah hasilnya dengan prinsip data-driven marketing.

SumberBiayaCocok untuk
BPSGratisData penduduk, ekonomi, dan konsumsi
DataboksGratisStatistik dan grafik berbagai sektor
Google TrendsGratisMinat pencarian dari waktu ke waktu
Data internal (penjualan, CRM)GratisPerilaku pelanggan sendiri
Laporan lembaga risetBerbayarData pasar yang lebih detail

Analisis Ukuran Pasar: Rumus TAM, SAM, dan SOM

Analisis ukuran pasar menghitung berapa besar nilai pasar yang bisa kamu garap. Alat utamanya adalah TAM, SAM, dan SOM.

Banyak pemilik bisnis berkata, pasar kami sangat besar. Besar menurut siapa? TAM memang menggoda, tetapi SOM yang membayar tagihan. Hitung dulu bagian yang realistis kamu rebut. Sisanya cuma angka cantik untuk slide.

IstilahArtiCara menghitungContoh ilustrasi
TAMTotal permintaan jika menguasai 100% pasarJumlah calon pembeli x harga per tahun10 juta pembeli x Rp500.000 = Rp5 triliun
SAMBagian TAM yang bisa dilayani produkmuTAM disaring wilayah dan segmen2 juta pembeli x Rp500.000 = Rp1 triliun
SOMBagian SAM yang realistis kamu rebutSAM x target pangsa pasar1% dari Rp1 triliun = Rp10 miliar

Analisis Pertumbuhan Pasar: Cara Menghitung CAGR

Analisis pertumbuhan pasar mengukur seberapa cepat nilai pasar naik dalam periode tertentu. Metode paling umum adalah CAGR, atau laju pertumbuhan tahunan majemuk.

Pasar besar yang stagnan itu seperti restoran megah tanpa pengunjung. Ukuran bukan segalanya. Arah pertumbuhan jauh lebih jujur. CAGR meratakan naik turun tiap tahun menjadi satu angka. Pakai angka itu untuk membandingkan beberapa pasar sekaligus.

LangkahKeterangan
RumusCAGR = (nilai akhir / nilai awal)^(1/jumlah tahun) – 1
ContohPasar naik dari Rp100 miliar ke Rp200 miliar dalam 4 tahun
Hasil2^(1/4) – 1 = sekitar 18,9% per tahun
Cara bacaMakin tinggi dari inflasi, makin menarik
CatatanCAGR menyembunyikan tahun yang anjlok

Analisis Tren Pasar: Cara Memantau dengan Google Trends

Analisis tren pasar adalah memantau perubahan minat dan perilaku konsumen. Caranya, buka Google Trends, pilih wilayah Indonesia, lalu bandingkan beberapa kata kunci.

Tren itu seperti ombak. Peselancar yang cerdas membaca ombak sebelum naik papan. Bisnis yang telat justru menjadi penonton di pantai. Bedakan tren musiman, tren jangka panjang, dan tren sesaat. Hanya dua yang pertama layak jadi dasar strategi. Pantau juga performa kanalmu lewat analisis digital marketing.

Jenis trenCiriTindakan
MusimanNaik turun di waktu tertentuSiapkan stok dan kampanye lebih awal
Jangka panjangNaik atau turun stabil bertahun-tahunJadikan dasar arah produk
SesaatMelonjak cepat lalu hilangManfaatkan cepat, jangan investasi besar

Analisis Permintaan: Cara Mengukur Permintaan Pasar

Analisis permintaan mengukur seberapa banyak orang mau dan mampu membeli produkmu.

Minat dan niat beli adalah dua hal berbeda. Banyak orang bilang suka, lalu menghilang saat harga muncul. Itulah mengapa likes bukan bukti permintaan. Ukur perilaku, bukan sekadar pujian. Jadikan hasilnya bahan strategi digital marketing yang tepat sasaran.

IndikatorCara mengukur
Volume pencarianCek kata kunci di Google Trends atau Keyword Planner
Pra-pesan atau waiting listHitung jumlah pendaftar sebelum produk rilis
Survei niat beliTanyakan kesediaan membayar di harga tertentu
Penjualan produk serupaPantau marketplace dan toko pesaing
Faktor permintaanHarga, pendapatan, selera, dan harga barang pengganti

Analisis Peluang Pasar: Menemukan Celah dan Segmen Baru

Analisis peluang pasar adalah proses menemukan kebutuhan konsumen yang belum dilayani dengan baik.

Celah pasar jarang muncul dengan papan nama besar. Biasanya ia bersembunyi di keluhan pelanggan pesaing. Baca ulasan bintang satu seperti membaca peta harta karun. Dari sana kamu tahu apa yang dicari pasar tapi tak didapat. Lalu bedakan diri lewat differentiated marketing dan strategi positioning produk.

Sumber peluangYang dicariPertanyaan kunci
Ulasan pesaingKeluhan berulangApa yang paling sering dikeluhkan?
Segmen belum terlayaniKelompok yang diabaikanSiapa yang belum punya pilihan cocok?
Tren baruKebutuhan yang baru munculKebiasaan apa yang sedang berubah?
Celah hargaPosisi harga yang kosongAdakah pilihan di antara murah dan premium?
Filter akhirUkuran, pertumbuhan, kemampuanCukup besar dan sanggup kamu layani?

Analisis SWOT: Contoh dan Template untuk Marketing

Analisis SWOT memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bisnis dalam satu tabel.

SWOT sering berakhir sebagai tugas kuliah yang rapi tapi tak berguna. Penyebabnya sederhana. Orang menulis kekuatan setinggi langit tanpa bukti. Isi tabel dengan data dari riset tadi. Lalu ubah hasilnya jadi aksi di marketing plan. Salin tabel di bawah sebagai template awal.

AspekContoh untuk brand kopi lokalSumber bukti
StrengthsRasa khas dan harga terjangkauSurvei pelanggan
WeaknessesBelum punya toko online sendiriData penjualan
OpportunitiesKonsumsi kopi di kota kecil naikRiset sekunder dan tren
ThreatsWaralaba kopi agresif memberi promoAnalisis pesaing

Analisis PESTEL: Contoh dan Template Faktor Eksternal

Analisis PESTEL memetakan enam faktor eksternal yang memengaruhi bisnis. Keenamnya adalah politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan hukum.

Kamu tidak bisa mengatur aturan pemerintah atau kurs rupiah. Tapi kamu bisa bersiap sebelum badai datang. Itulah kerja PESTEL. SWOT melihat ke dalam rumah, PESTEL melihat ke langit. Lanjutkan ke dasar-dasar strategi marketing untuk menyusun langkahnya. Salin tabel PESTEL ini untuk bisnismu.

FaktorPertanyaan kunciContoh
PolitikKebijakan apa yang berubah?Perubahan aturan pajak atau impor
EkonomiBagaimana daya beli konsumen?Inflasi dan suku bunga
SosialBagaimana gaya hidup berubah?Belanja lewat live streaming
TeknologiTeknologi apa yang mengubah pasar?AI dan pembayaran digital
LingkunganAdakah tuntutan keberlanjutan?Tren kemasan ramah lingkungan
HukumAturan apa yang wajib dipatuhi?Perlindungan data pribadi dan label produk

FAQ Riset dan Analisis Pasar

Apa Bedanya Riset Pasar dan Analisis Pasar?

Riset pasar mengumpulkan data, sedangkan analisis pasar menafsirkan data itu menjadi keputusan. Riset menghasilkan bahan mentah. Analisis mengolahnya menjadi kesimpulan yang bisa dieksekusi. Keduanya lalu menjadi bahan strategi marketing yang kamu susun.

Perlu Pakai Jasa Riset Pasar atau Riset Sendiri?

Untuk bisnis kecil, mulai riset sendiri dengan data sekunder dan survei sederhana. Gunakan jasa riset pasar jika butuh sampel besar atau keputusan berisiko tinggi. Bandingkan beberapa penawaran sebelum memutuskan.

Software Riset Pasar Apa yang Cocok untuk UMKM?

Mulai dari alat gratis seperti Google Forms, Google Trends, dan Google Sheets. Naik ke Typeform atau SurveyMonkey saat butuh fitur survei lebih lengkap. Pilih sesuai jumlah responden dan anggaran.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Riset Pasar?

Riset sekunder bisa selesai dalam beberapa hari. Riset primer biasanya butuh beberapa minggu, tergantung jumlah responden dan metodenya. Perbarui hasilnya berkala, misalnya tiap enam bulan.

Referensi

  • Qualtrics, Primary vs secondary research – what’s the difference?
  • Attest, A guide to primary vs secondary market research: The differences and how to conduct them
  • TechCrunch, How to calculate your startup’s TAM, SAM and SOM
  • Smart Insights, How to create a PESTLE analysis for marketing planning
  • Investopedia, Compound Annual Growth Rate (CAGR) Definition

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top