Apa Itu Differentiated Marketing? Pengertian dan Contoh

Differentiated marketing adalah strategi bisnis untuk membuat produk, layanan, atau merek tampil unik dan berbeda dari para pesaing guna menarik minat konsumen. Artikel ini membahas pengertian, cara kerja, ciri-ciri, contoh, perbedaannya dengan strategi lain, kelebihan, kekurangan, sampai langkah menerapkannya. Konsep ini adalah salah satu pilihan dalam menentukan strategi marketing yang paling cocok untuk bisnismu.

Pengertian Differentiated Marketing Secara Sederhana

Differentiated marketing, disebut juga segmented marketing, adalah pendekatan yang membuat program pemasaran berbeda untuk setiap segmen pelanggan. Satu bisnis, beberapa kelompok pembeli, dan masing-masing mendapat perlakuan yang disesuaikan dengan kebutuhannya.

Intinya, berhenti memperlakukan semua orang seperti satu pembeli yang sama. Mahasiswa dengan uang saku terbatas dan manajer yang gajian tiap bulan jelas tidak akan tergoda oleh kalimat iklan yang sama. Kalau kamu masih memakai satu iklan untuk semua orang, itu bukan efisien, itu malas.

  • Nama lain: segmented marketing atau multi-segment marketing
  • Posisi dalam strategi: bagian dari pilihan market targeting, yaitu cara memilih pasar yang akan disasar
  • Syarat utama: ada lebih dari satu segmen yang jelas dan layak digarap
  • Tujuan: membuat pesan terasa relevan untuk tiap kelompok pelanggan

Cara Kerja Differentiated Marketing dalam Bisnis

Differentiated marketing bekerja dengan membagi pasar menjadi segmen, memilih beberapa segmen yang layak digarap, lalu menyiapkan bauran pemasaran (produk, harga, promosi, distribusi) yang berbeda untuk tiap segmen. Hasil tiap segmen kemudian diukur terpisah supaya kamu tahu mana yang layak diteruskan.

Banyak bisnis berhenti di tahap membagi segmen di slide presentasi, lalu kampanyenya tetap seragam. Itu seperti membeli tiga kunci untuk tiga pintu, tapi tetap mencoba membuka semuanya dengan kunci yang sama. Cara kerja yang benar punya urutan jelas.

TahapYang dilakukanHasilnya
1. SegmentasiPasar dibagi berdasarkan demografi, perilaku, kebutuhan, atau lokasiDaftar kelompok pelanggan
2. Pemilihan segmenDipilih beberapa segmen yang layak digarapSegmen sasaran
3. Penyesuaian bauranProduk, harga, promosi, dan distribusi disesuaikan per segmenProgram pemasaran per segmen
4. EksekusiKampanye untuk tiap segmen berjalan paralelPesan berbeda untuk audiens berbeda
5. EvaluasiHasil dibandingkan antarsegmenKeputusan melanjutkan, mengubah, atau menghentikan

Ciri-Ciri Differentiated Marketing

Ciri utama differentiated marketing adalah satu bisnis menjalankan beberapa program pemasaran berbeda secara bersamaan, masing-masing ditujukan untuk segmen tertentu. Kalau programmu hanya satu dan pesannya sama untuk semua, itu bukan differentiated marketing.

Ada sinyal yang bisa kamu pakai untuk mengecek apakah bisnismu benar-benar menjalankannya, bukan sekadar mengaku-ngaku sudah segmentasi.

  • Menyasar dua segmen atau lebih secara bersamaan
  • Pesan dan penawaran berbeda untuk tiap segmen
  • Bauran pemasaran disesuaikan, bisa di produk, harga, promosi, atau distribusi
  • Keputusan bergantung pada riset dan data segmen, bukan feeling
  • Butuh anggaran, waktu, dan sumber daya lebih besar dibanding satu kampanye umum
  • Performa diukur per segmen, bukan hanya total penjualan

Contoh Differentiated Marketing untuk Bisnis Besar dan UMKM

Contoh differentiated marketing yang paling mudah dipahami adalah satu brand yang punya pesan dan penawaran berbeda untuk kelompok pelanggan yang berbeda. Tabel di bawah adalah ilustrasi skenario, bukan data dari perusahaan tertentu, supaya kamu bisa melihat polanya dengan jelas.

Perhatikan bahwa pola ini tidak eksklusif milik perusahaan raksasa. UMKM dengan modal terbatas pun bisa menjalankannya, asal berani memilih dan tidak mencoba melayani seluruh isi kota. Kalau segmennya dibagi berdasarkan lokasi, pendekatannya mirip dengan hyperlocal marketing.

Jenis bisnis (ilustrasi)SegmenPendekatan yang berbeda
Brand perawatan kulit lokalRemajaProduk ringan, harga terjangkau, promosi lewat video pendek
Pekerja kantoranProduk praktis, paket langganan, promosi lewat Instagram dan marketplace
Kedai kopiMahasiswaPaket hemat, area nongkrong luas, promo jam tertentu
Pekerja remoteKoneksi stabil, colokan listrik, menu mengenyangkan
Toko busana onlinePembeli personalFoto gaya harian, promo musiman
ResellerHarga grosir, katalog lengkap, komunikasi lewat WhatsApp

Perbedaan Differentiated, Undifferentiated, dan Concentrated Marketing

Differentiated marketing menyasar beberapa segmen dengan pesan berbeda, undifferentiated marketing menyasar seluruh pasar dengan satu pesan, dan concentrated marketing menyasar satu segmen sempit dengan satu pesan spesifik. Ketiganya adalah pilihan strategi targeting, dan perbedaannya ada pada seberapa lebar pasar yang dibidik.

Banyak orang menganggap ketiganya sekadar istilah kuliah yang bisa dihafal lalu dilupakan. Padahal salah memilih berarti salah menaruh anggaran. Tabel ini merangkum selisihnya.

AspekDifferentiatedUndifferentiatedConcentrated
Jumlah segmenBeberapa segmenSeluruh pasarSatu segmen
PesanBerbeda per segmenSatu pesan umumSatu pesan spesifik
BiayaTinggiUmumnya lebih sederhanaPaling hemat untuk bisnis kecil
Risiko utamaKompleksitas dan biaya membengkakPesan tidak terasa relevan bagi siapa punBergantung pada satu segmen
Cocok untukBisnis dengan beberapa kelompok pelangganProduk dengan daya tarik universalBisnis baru atau pasar niche

Differentiated Marketing vs Diferensiasi Produk

Differentiated marketing adalah cara menyasar beberapa segmen dengan pendekatan berbeda, sedangkan diferensiasi produk adalah usaha membuat produkmu tampil berbeda dari kompetitor. Yang pertama menjawab “siapa yang saya sasar”, yang kedua menjawab “apa yang membuat saya beda”.

Keduanya sering ditukar, lalu orang bingung kenapa strateginya tidak jalan. Produk yang unik tapi dijual dengan satu pesan ke semua orang tetap bisa gagal. Sebaliknya, pesan yang dipersonalisasi untuk produk yang sama persis dengan kompetitor juga tidak akan menyelamatkanmu. Soal bagaimana brand ditempatkan di benak pelanggan, kamu bisa baca penjelasan tentang positioning brand.

AspekDifferentiated marketingDiferensiasi produk
FokusSegmen pelangganPembeda dari kompetitor
Pertanyaan kunciSiapa yang saya sasar dan bagaimana pendekatannya?Apa yang membuat produk saya berbeda?
Wilayah keputusanTargeting dan komunikasiProduk dan keunggulan bersaing
Bisa dipakai bersamaanYaYa

Kelebihan Differentiated Marketing

Kelebihan terbesar differentiated marketing adalah kamu bisa menjawab kebutuhan tiap kelompok pelanggan dengan lebih dekat, sehingga pesanmu terasa relevan dan peluang pembelian meningkat. Anggaran iklan juga bisa dipakai lebih terarah dibanding menyebar pesan umum ke semua orang.

Masalahnya, kelebihan ini hanya terasa kalau eksekusinya serius. Segmentasi setengah hati hanya menghasilkan biaya ganda tanpa hasil ganda.

  • Pesan lebih relevan karena disesuaikan dengan kebutuhan tiap segmen
  • Anggaran bisa dialokasikan lebih strategis dibanding kampanye massal
  • Peluang loyalitas pelanggan lebih besar karena merasa dipahami
  • Basis pelanggan lebih luas karena beberapa segmen digarap sekaligus
  • Risiko lebih tersebar, tidak bergantung pada satu kelompok pembeli

Kekurangan Differentiated Marketing

Kekurangan terbesar differentiated marketing adalah biaya dan kompleksitas yang lebih tinggi, karena kamu harus menyiapkan, menjalankan, dan menganalisis beberapa strategi sekaligus. Ada juga risiko kehilangan pelanggan dari segmen yang tidak kamu sasar.

Strategi ini bukan jalan pintas menuju pasar yang lebih besar. Kalau tim dan anggaranmu pas-pasan, menggarap lima segmen sekaligus justru membuat semuanya setengah matang.

  • Biaya iklan dan produksi materi lebih tinggi karena ada banyak versi kampanye
  • Butuh waktu dan sumber daya lebih banyak untuk riset dan analisis
  • Manajemen lebih rumit karena banyak program berjalan paralel
  • Ada potensi kehilangan pelanggan di segmen yang tidak disasar
  • Pesan antarsegmen bisa saling bertabrakan jika tidak dijaga konsistensinya

Kapan Differentiated Marketing Cocok untuk Bisnis Kamu

Differentiated marketing cocok ketika bisnismu punya lebih dari satu kelompok pelanggan yang kebutuhannya jelas berbeda, dan kamu punya sumber daya untuk menggarap masing-masing dengan layak. Untuk UMKM, ini biasanya tahap lanjutan setelah satu segmen utama sudah stabil.

Banyak bisnis memulai dari satu segmen sempit lalu berkembang ke beberapa segmen seiring pertumbuhan. Itu urutan yang masuk akal. Yang kurang masuk akal adalah langsung menggarap lima segmen saat omzet belum jelas hanya karena terdengar canggih.

Cocok dipakai jikaBelum cocok jika
Ada beberapa segmen dengan kebutuhan berbedaSemua pelanggan punya kebutuhan yang hampir sama
Satu segmen utama sudah stabilPenjualan di segmen pertama belum stabil
Anggaran dan tim cukup untuk beberapa kampanyeAnggaran hanya cukup untuk satu kampanye
Ada data untuk membedakan segmenBelum ada data pelanggan sama sekali
Ingin memperluas pasar secara bertahapProduk punya daya tarik universal dan sederhana

Langkah Menerapkan Strategi Differentiated Marketing

Untuk menerapkan differentiated marketing, mulailah dengan riset pasar, bagi pasar menjadi segmen, pilih segmen yang layak, tentukan pendekatan per segmen, susun rencana dan anggaran, lalu ukur hasilnya per segmen. Urutan ini penting supaya keputusanmu berbasis data, bukan tebakan.

Langkah-langkah ini terdengar membosankan, tapi justru di sinilah bisnis yang konsisten memisahkan diri dari yang sekadar ikut tren. Melewati riset lalu langsung membuat konten untuk tiga segmen sama saja dengan menembak dalam gelap.

LangkahYang dilakukanOutput
1. Lakukan risetPelajari pasar, pelanggan, dan kompetitor lewat riset produkData kebutuhan pelanggan
2. Bagi segmenKelompokkan pelanggan berdasarkan demografi, perilaku, kebutuhan, atau lokasiDaftar segmen
3. Pilih segmenNilai ukuran, potensi, dan kecocokan tiap segmen, lalu kenali target audience masing-masing2 sampai 3 segmen prioritas
4. Tentukan pendekatanAtur produk, harga, pesan, dan channel untuk tiap segmenProgram per segmen
5. Susun rencanaMasukkan semuanya ke dalam marketing plan lengkap dengan anggaranRencana dan jadwal kampanye
6. Ukur dan evaluasiBandingkan performa antarsegmen secara rutinKeputusan lanjut, ubah, atau hentikan

FAQ Differentiated Marketing

Apa yang dimaksud dengan differentiated marketing?

Differentiated marketing adalah strategi pemasaran yang menyasar dua segmen pasar atau lebih dengan pesan dan penawaran berbeda untuk tiap segmen. Tujuannya membuat pemasaran terasa relevan bagi masing-masing kelompok pelanggan.

Apa contoh differentiated marketing yang paling mudah dipahami?

Kedai kopi yang menawarkan paket hemat untuk mahasiswa dan fasilitas kerja nyaman untuk pekerja remote adalah contoh sederhananya. Produknya sama, tapi pesan dan penawarannya berbeda untuk dua segmen.

Apa bedanya differentiated marketing dengan undifferentiated marketing?

Differentiated marketing memakai pesan berbeda untuk tiap segmen, sedangkan undifferentiated marketing memakai satu pesan umum untuk seluruh pasar. Yang pertama lebih personal tapi lebih mahal, yang kedua lebih sederhana tapi risikonya tidak terasa relevan bagi siapa pun.

Apakah differentiated marketing cocok untuk UMKM?

Cocok, selama satu segmen utama sudah stabil dan kamu punya sumber daya untuk menggarap segmen tambahan. Kalau modal masih sangat terbatas, memulai dari concentrated marketing pada satu segmen biasanya lebih aman.

Apa kekurangan terbesar differentiated marketing?

Biaya dan kompleksitasnya. Kamu harus menyiapkan dan mengelola beberapa kampanye sekaligus, dan ada risiko kehilangan pelanggan di segmen yang tidak disasar.

Apa hubungan differentiated marketing dengan segmentasi pasar?

Segmentasi pasar adalah fondasinya. Tanpa membagi pasar menjadi kelompok yang jelas, kamu tidak punya dasar untuk membuat pendekatan yang berbeda untuk tiap segmen.

Referensi Differentiated Marketing

  • Amazon Ads, Differentiated marketing: Definition, importance, and examples
  • MasterClass, 3 Differentiated Marketing Strategy Examples
  • Brand360, Differentiated Marketing Examples: Definition, Overview, Advantages and Strategy
  • SendPulse, Differentiated Marketing
  • Referral Rock, Differentiated, Concentrated, and Undifferentiated Marketing

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top