Istilah positioning produk, market positioning, dan brand positioning sering dianggap sama, padahal ketiganya beroperasi di level yang berbeda dalam strategi pemasaran. Kesalahpahaman ini bisa membuat bisnis salah fokus, misalnya sibuk membangun narasi besar tentang brand padahal yang dibutuhkan adalah memperjelas keunggulan satu produk spesifik. Artikel ini membahas apa itu positioning produk secara ringkas, sekaligus menjelaskan bedanya dengan market positioning dan brand positioning yang sering tertukar.
Apa Itu Positioning Produk?
Positioning produk adalah cara menempatkan satu produk spesifik di benak konsumen agar dianggap sebagai pilihan terbaik dibanding produk sejenis dari kompetitor, biasanya dengan menonjolkan fitur, manfaat, atau nilai unik dari produk tersebut. Pembahasan lengkap soal jenis-jenis positioning produk dan cara menentukannya bisa dilihat di strategi positioning produk, sementara artikel ini akan fokus menjelaskan bedanya dengan dua istilah yang sering tertukar, yaitu market positioning dan brand positioning.
Perbedaan Positioning Produk, Market Positioning, dan Brand Positioning
Ketiga istilah ini beroperasi di level cakupan yang berbeda, meski sama-sama bertujuan menciptakan diferensiasi.
| Aspek | Positioning Produk | Market Positioning | Brand Positioning |
|---|---|---|---|
| Cakupan | Satu produk spesifik | Seluruh portofolio produk dalam satu pasar | Keseluruhan identitas dan reputasi merek |
| Fokus utama | Fitur, manfaat, dan nilai produk dibanding kompetitor sejenis | Posisi bisnis secara umum dibanding kompetitor di pasar yang sama | Persepsi dan emosi yang ingin dibangun terhadap merek secara keseluruhan |
| Sifat pendekatan | Praktis dan berbasis fitur/manfaat konkret | Analitis, berbasis riset pasar dan kompetitor | Emosional dan naratif, membangun kesan menyeluruh |
| Pertanyaan yang dijawab | “Kenapa harus pilih produk ini?” | “Di mana posisi bisnis kita di pasar ini?” | “Siapa kita dan apa yang kita perjuangkan?” |
Kenapa Ketiganya Sering Tertukar
Ada beberapa alasan kenapa positioning produk, market positioning, dan brand positioning sering dianggap sama oleh banyak orang.
- Ketiganya sama-sama menggunakan kata “positioning” dan sama-sama bertujuan menciptakan diferensiasi dari kompetitor
- Dalam bisnis kecil dengan satu produk utama, batasan antara produk, pasar, dan merek jadi kabur karena semuanya terasa jadi satu kesatuan
- Ketiganya saling memengaruhi satu sama lain, sehingga sulit dibicarakan secara terpisah dalam praktiknya
- Banyak materi pemasaran menggunakan istilah “positioning” secara umum tanpa menjelaskan level yang sedang dibicarakan
Penutup
Memahami bedanya positioning produk, market positioning, dan brand positioning membantu bisnis lebih tepat sasaran dalam menyusun strategi, tergantung apakah yang ingin diperkuat adalah satu produk spesifik, posisi bisnis di pasar, atau identitas merek secara keseluruhan. Ketiganya saling melengkapi dan idealnya dibangun secara selaras, bukan dipilih salah satu saja.
Referensi
- Wynter, Brand Positioning vs. Product Positioning: The Difference
- Shopify, What Is Product Positioning? Definition and Template
- LogRocket Blog, What is Product Positioning? Examples, Strategies, and Template
- Product Management University, Product Positioning vs Market Positioning: What’s the Difference?
- Cognoscenti Creative, Market Positioning vs. Brand Positioning: Why They’re Different


